MODIFIKASI BERKAS DENGAN PROGRAM PENGOLAH DATA
BLOM DI KERJAIN SABAR YA
fani
Selasa, 21 Juni 2016
DESAIN GRAFIK
CARA MEMBUAT DESAIN GRAFIK
disini saya akan memperjelas dan memahami cara membuat desain grafik ????
Grafik merupakan salah satu cara untuk mempermudah pembacaa sebuah data pengganti dari kata-kata yang bertele-tele. Dengan membuat grafik pada dokumen seseorang akan lebih faham atas data yang diperolehnya baik perminggu, bulan atau bahkan tahun. Grafik sendiri dapat disebut sebagai bagan, diagram atau chart.
Model atau bentuk grafik yang disajikan sangat banyak pilihan, mulai dari garis, batang, lingkaran dan masih banyak lagi, terlebih lagi terdapat bentuk grafik 3 dimensi yang membuat tampilan grafik lebih terlihat nyata. Sehingga pembaca akan lebih nyaman dalam melihat dan memahaminya.Meski bermacam-macam bentuk grafik, tapi cara membuat grafiktetap sama.
Namun, seperti yang kita ketahui model grafik batang adalah yang paling banyak digunakan untuk menjelaskan sebuah data, karena model grafik batang bentuknya sangat sederhana dan simpel sehingga sangat mudah membacanya dan karena umum digunakan maka semua orang pasti bisa membaca grafik model batang ini.
disini saya akan memperjelas dan memahami cara membuat desain grafik ????
Grafik merupakan salah satu cara untuk mempermudah pembacaa sebuah data pengganti dari kata-kata yang bertele-tele. Dengan membuat grafik pada dokumen seseorang akan lebih faham atas data yang diperolehnya baik perminggu, bulan atau bahkan tahun. Grafik sendiri dapat disebut sebagai bagan, diagram atau chart.Model atau bentuk grafik yang disajikan sangat banyak pilihan, mulai dari garis, batang, lingkaran dan masih banyak lagi, terlebih lagi terdapat bentuk grafik 3 dimensi yang membuat tampilan grafik lebih terlihat nyata. Sehingga pembaca akan lebih nyaman dalam melihat dan memahaminya.Meski bermacam-macam bentuk grafik, tapi cara membuat grafiktetap sama.
Namun, seperti yang kita ketahui model grafik batang adalah yang paling banyak digunakan untuk menjelaskan sebuah data, karena model grafik batang bentuknya sangat sederhana dan simpel sehingga sangat mudah membacanya dan karena umum digunakan maka semua orang pasti bisa membaca grafik model batang ini.
Lalu bagaimana cara membuat grafik pada Ms. Office Word ? Untuk para pemula pasti masih kebingungan dalam membuat grafik. Oleh sebab itu, dalam artikel kali ini akan saya bahas bagaimana cara membuat grafik pada Ms.Office Word untuk Anda.
Cara Membuat Grafik Pada Ms.Office Word
- Pada lembar kerja Ms.Office Word 2007 pilih menu Insert pada Menu Bar
- Klik icon Chart pada group Illustrations
- Pilih diagram atau grafik yang diinginkan
- Klik OK
- Maka akan tampil grafik yang kita inginkan tadi beserta lembar kerjaMs.Office Excel
- Pada lembar kerja Ms.Office Excel berfungsi untuk memasukkan data
- Jika data sudah dimasukkan pada Ms.Office Excel maka data akan otomatis masuk dan tersimpan pada grafik (Ms.Excel di close saja tidak apa apa)
Minggu, 19 Juni 2016
TABLE PIVOT
Cara Membuat Table Pivot
ini lah cara membuat table pivot yang sangat sederhana dengan mengunakan EXCEL sebagai berikut
Pivot Table merupakan sebuah tools pada aplikasi ms.excel yang digunakan untuk meringkas, menganalisis, serta mengeksplorasi data untuk disajikan menjadi sebuah laporan dalam bentuk tabel-tabel.
Fungsi pivot table ini adalah bertujuan agar sebuah data dapat disajikan secara ringkas berdasarkan parameter-parameter yang diberikan sesuai dengan kebutuhan data.
Dengan menggunakan pivot table diharapkan mempercepat analisa suatu data untuk mengambil suatu keputusan.
Pivot Table merupakan sebuah tools pada aplikasi ms.excel yang digunakan untuk meringkas, menganalisis, serta mengeksplorasi data untuk disajikan menjadi sebuah laporan dalam bentuk tabel-tabel.Fungsi pivot table ini adalah bertujuan agar sebuah data dapat disajikan secara ringkas berdasarkan parameter-parameter yang diberikan sesuai dengan kebutuhan data.
Dengan menggunakan pivot table diharapkan mempercepat analisa suatu data untuk mengambil suatu keputusan.
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Pivot Table
Beberapa hal-hal berikut ini dapat berpengaruh pada saat membuat data dengan pivot table :
- Setiap data yang akan dilakukan pivot table harus berisi header, hal ini akan menyebabkan jika terdapat salah satu header dalam rentang sel /array yang dipilih tidak berisi judul, maka pembuatan pivot table tidak dapat dilakukan.
- Pivot table akan mengambil baris paling atas sebagai field yang akan digunakan untuk report.
- Kolom yang tersembunyi / hide akan tetap muncul pada field di pivot table field list.
- Baris yang tersembunyi akan tetap dihitung nilainya jika terdapat di dalam array yang dipilih sebagai sumber data.
- Pemilihan jenis data (value field settings) akan berpengaruh pada hasil nilai yang akan ditampilkan.
Beberapa hal-hal berikut ini dapat berpengaruh pada saat membuat data dengan pivot table :
- Setiap data yang akan dilakukan pivot table harus berisi header, hal ini akan menyebabkan jika terdapat salah satu header dalam rentang sel /array yang dipilih tidak berisi judul, maka pembuatan pivot table tidak dapat dilakukan.
- Pivot table akan mengambil baris paling atas sebagai field yang akan digunakan untuk report.
- Kolom yang tersembunyi / hide akan tetap muncul pada field di pivot table field list.
- Baris yang tersembunyi akan tetap dihitung nilainya jika terdapat di dalam array yang dipilih sebagai sumber data.
- Pemilihan jenis data (value field settings) akan berpengaruh pada hasil nilai yang akan ditampilkan.
Cara Membuat Pivot Table
Untuk dapat membuat sebuah pivot table, sobat harus mempunyai data untuk dilakukan simulasi. Contoh data yang bisa digunakan untuk simulasi cara membuat pivot table, bisa dilihat pada gambar pivot table 1 dibawah ini.

Pivot Table 1
Contoh data diatas terdiri dari lokasi, nama customer, kode barang, jumlah, harga jual, dan total penjualan pada kolom A sampai kolom G.
Dari data-data tersebut akan disajikan jumlah dan total penjualan berdasarkan kode barang (kolom C) dengan menggunakan tools pivot table.
Langkah-langkah dalam membuat pivot table :
- Dari menu insert sobat pilih PivotTable pada kelompok table (disitu terdapat dua pilihan yaitu pivot table dan pivot chart), sobat pilih saja pada pivot table kemudian akan muncul form create pivot table.
- Pada select a table or range sobat silahkan blok data yang akan dilakukan pivot table (pada contoh simulasi ini adalah array A2:G14 yang dipilih).
- Kemudian pilih lokasi hasil pivot table akan ditempatkan pada choose where you want the PivotTable report to be place. Disini terdapat 2 pilihan yaitu :
- New worksheet apabila sobat ingin menempatkan hasil pivot table pada worksheet baru yang masih kosong .
- Existing worksheet apabila sobat ingin hasil Pivot Table pada sheet yang sama dengan data yang akan di Pivot Table dengan memilih sel yang akan ditempatkan.
Jika pemilihan data dan penempatan data sudah dilakukan, sobat bisa tekan tombol ok untuk membuat dan memilih penyajian data pada pivotTable field list.
Untuk dapat membuat sebuah pivot table, sobat harus mempunyai data untuk dilakukan simulasi. Contoh data yang bisa digunakan untuk simulasi cara membuat pivot table, bisa dilihat pada gambar pivot table 1 dibawah ini.
![]() |
| Pivot Table 1 |
Contoh data diatas terdiri dari lokasi, nama customer, kode barang, jumlah, harga jual, dan total penjualan pada kolom A sampai kolom G.
Dari data-data tersebut akan disajikan jumlah dan total penjualan berdasarkan kode barang (kolom C) dengan menggunakan tools pivot table.
Langkah-langkah dalam membuat pivot table :
- Dari menu insert sobat pilih PivotTable pada kelompok table (disitu terdapat dua pilihan yaitu pivot table dan pivot chart), sobat pilih saja pada pivot table kemudian akan muncul form create pivot table.
- Pada select a table or range sobat silahkan blok data yang akan dilakukan pivot table (pada contoh simulasi ini adalah array A2:G14 yang dipilih).
- Kemudian pilih lokasi hasil pivot table akan ditempatkan pada choose where you want the PivotTable report to be place. Disini terdapat 2 pilihan yaitu :
- New worksheet apabila sobat ingin menempatkan hasil pivot table pada worksheet baru yang masih kosong .
- Existing worksheet apabila sobat ingin hasil Pivot Table pada sheet yang sama dengan data yang akan di Pivot Table dengan memilih sel yang akan ditempatkan.
Jika pemilihan data dan penempatan data sudah dilakukan, sobat bisa tekan tombol ok untuk membuat dan memilih penyajian data pada pivotTable field list.
Hasil Pivot Table
Pada form PivotTable field list ini, sobat bisa memilih field-field atau item-item yang akan dipilih untuk disajikan dalam bentuk table.
Contoh pemilihan datanya sobat bisa lihat pada tampilan gambar pivot table 2 dibawah ini.

Pivot Table 2
Cara untuk memilih field /data yang akan digunakan adalah dengan mencentang field-field yang terdapat pada choose fields to add to report.
Field berdasarkan data yang akan dicari ditempatkan pada report filter / row labels / column labels sedangkan field yang akan dicari nilainya ditempatkan pada values.
Field-field pada data yang akan dicari sobat excel bisa pindahkan sesuai dengan keinginan data pivot table disajikan
- Report filter jika penyajian data terdapat filter.
- Row labels jika penyajian data dalam bentuk baris (seperti pada contoh diatas).
- Column labels jika penyajian data dalam bentuk kolom.
Selain memilih salah satu cara penyajian diatas, apabila ketentuan penyajian data lebih dari satu kriteria, sobat bisa memadukan penggunaannya.
Sedangkan pada values (field yang akan dicari nilainya) terdapat beberapa pilihan nilai yang akan disajikan. Secara default biasanya pencarian nilai ini adalah sum (berdasarkan jumlah nilai).
Apabila sobat ingin mencari nilai berdasarkan bentuk lainnya (jumlah sel, nilai rata-rata dan sebagainya) silahkan diganti dengan cara klik pada (sum of jumlah) lalu pilih value field settings kemudian pilih pada pilihan yang diinginkan.
Pada form PivotTable field list ini, sobat bisa memilih field-field atau item-item yang akan dipilih untuk disajikan dalam bentuk table.
Contoh pemilihan datanya sobat bisa lihat pada tampilan gambar pivot table 2 dibawah ini.
![]() |
| Pivot Table 2 |
Cara untuk memilih field /data yang akan digunakan adalah dengan mencentang field-field yang terdapat pada choose fields to add to report.
Field berdasarkan data yang akan dicari ditempatkan pada report filter / row labels / column labels sedangkan field yang akan dicari nilainya ditempatkan pada values.
Field-field pada data yang akan dicari sobat excel bisa pindahkan sesuai dengan keinginan data pivot table disajikan
- Report filter jika penyajian data terdapat filter.
- Row labels jika penyajian data dalam bentuk baris (seperti pada contoh diatas).
- Column labels jika penyajian data dalam bentuk kolom.
Selain memilih salah satu cara penyajian diatas, apabila ketentuan penyajian data lebih dari satu kriteria, sobat bisa memadukan penggunaannya.
Sedangkan pada values (field yang akan dicari nilainya) terdapat beberapa pilihan nilai yang akan disajikan. Secara default biasanya pencarian nilai ini adalah sum (berdasarkan jumlah nilai).
Apabila sobat ingin mencari nilai berdasarkan bentuk lainnya (jumlah sel, nilai rata-rata dan sebagainya) silahkan diganti dengan cara klik pada (sum of jumlah) lalu pilih value field settings kemudian pilih pada pilihan yang diinginkan.
Kesimpulan
Dengan menggunakan tools pivot table pada excel, sobat bisa meringkas penyajian suatu data untuk mempermudah dalam melihat serta melakukan analisa terhadap suatu data.
Dengan menggunakan tools pivot table pada excel, sobat bisa meringkas penyajian suatu data untuk mempermudah dalam melihat serta melakukan analisa terhadap suatu data.
RUMUS DAN FUNGSI
RUMUS DAN FUNGSI MS.EXCELdisini saya akan berbagi ilmu tentang RUMUS dan FUNGSI
dalam MS.WORD
RUMUS EXCEL
Menulis Rumus Excel
Sebelum mengenal rumus-rumus excel 2007, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana menuliskan rumus excel agar bisa benar.
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
- Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
- Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Nah... bagaimana mudah bukan cara menuliskan rumus excel, jika Anda sudah mahir dalam menuliskannya sekarang mari Kita lanjutkan pembahasannya.
Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)
Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalamRumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:
No
|
Operator
|
Fungsi
|
Contoh Penggunaan
|
1
|
+ (ikon plus)
|
Penjumlahan
|
=A1+A2
|
2
|
- (ikon minus)
|
Pengurangan
|
=A3-A4
|
3
|
* (ikon bintang)
|
Perkalian
|
=A5*A6
|
4
|
/ (ikon garis miring)
|
Pembagian
|
=A7/A8
|
5
|
^ (ikon caret)
|
Pangkat
|
=A9^2 (angka berapapun yang berada di cell A9 akan dipangkat 2
|
6
|
% (ikon persen)
|
Prosentase
|
=A1*10% (gunakan sesuai dengan kebutuhan)
|
Tabel Operator Matematika (Rumus Dasar Excel)
Tidak usah bingung, sekarang perhatikan gambar tabel yang ada dibawah ini.
Penjelasan Gambar Tabel Diatas :
- Mengisi Kolom Diskon
Untuk mengisi kolom diskon berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan.
- Klik pada kolom yang akan diisikan Diskon Rp. (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah G6, silahkan aktifkan kolom G6)
- Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
- Kalikan kolom E6 dengan F6 untuk mengetahui hasil persennya, bentuk penulisannya adalah =E6*F6
- Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat angka 30,000 pada kolom G6 tadi (30,000 adalah 20% dari 150,000)
- Untuk menghitung rumus Diskon Rp. selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom G15.
Tips : Anda bisa langsung klik kolom yang akan dikalikan tanpa harus susah payah mengetik kolom yang akan dihitung satu persatu.
- Mengisi Total Bayar
Nah setelah selesai mengisi kolom Diskon Rp. sekarang lanjutkan dengan mengisi kolom Total Biaya.
- Klik pada kolom yang akan diisikan Total Bayar (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah H6, silahkan aktifkan kolom H6)
- Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
- Pada kolom H6 Kurangkan kolom Biaya (E6) dengan kolom Diskon Rp. (G6) untuk mengetahui hasil pengurangannya, bentuk penulisannya adalah =E6-G6
- Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat hasil 120,000 pada kolom Total Bayar yang pertama.
- Untuk menghitung rumus Total Bayar selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom H15.
FUNGSI EXCEL
Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel
Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.
1. Fungsi VALUE
digunakan untuk merubah nilai value menjadi nilai text, penulisannya :
=VALUE(text)
2. Fungsi FIND digunakan untuk menghasilkan posisi substring dari sebuah string atau suatu nomor yang dicari,penulisannya :
=FIND(cari text,pada text,mulai nomor)
3. Fungsi MIDdigunakan untu mengambil karakter tertentu dari sederet karakter, penulisannya :
=MID(text,posisi awal,jumlah karakter)
4. Fungsi REPLACE
digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lain dalam sebuah string (sederetan karakter atau karakter),, penulisan :
digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lain dalam sebuah string (sederetan karakter atau karakter),, penulisan :
= REPLACE (…)
5. Fungsi CONCATENATE
digunakan untuk menggabungkan string menjadi satu kalimat maksimal 30 string, penulisannya =CONCATENATE(text1,text2,…)
digunakan untuk menggabungkan string menjadi satu kalimat maksimal 30 string, penulisannya =CONCATENATE(text1,text2,…)
6. Fungsi MAX
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data, penulisannya :
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data, penulisannya :
=MAX(number1,number2,…)
7. Fungsi STEDEV
Digunakan untuk menentukan standart devisiasi dari suatu range, penulisannya : =STEDEV(number1,number2,…)
Digunakan untuk menentukan standart devisiasi dari suatu range, penulisannya : =STEDEV(number1,number2,…)
8. Fungsi VAR
Digunakan untuk menentukan nilai varience dari suatu range, penulisannya : =VAR(number1,number2,…)
Digunakan untuk menentukan nilai varience dari suatu range, penulisannya : =VAR(number1,number2,…)
9. Fungsi LEFT
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan hasil beberapa huruf paling kiri. Text di sini merujuk kepada text yang akan diambil. Bisa berupa nilai sel ataupun langsung diketikkan textnya di situ, tapi dengan menambahkan tanda petik dua (") di awal dan di akhir text.
Rumusnya sangat simpel.
=LEFT(text)
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan hasil beberapa huruf paling kiri. Text di sini merujuk kepada text yang akan diambil. Bisa berupa nilai sel ataupun langsung diketikkan textnya di situ, tapi dengan menambahkan tanda petik dua (") di awal dan di akhir text.
Rumusnya sangat simpel.
=LEFT(text)
10. Fungsi RIGHTFungsi ini adalah kebalikan dari fungsi LEFT, yaitu mengambil beberapa karakter yang dimulai dari kanan. Rumusnya mirip sekali dengan fungsi LEFT yaitu:
=RIGHT(text)
=RIGHT(text)
11. Fungsi LENFungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang ada di dalam sebuah text. Rumusnya adalah:
=LEN(text)
=LEN(text)
12. Fungsi UPPERFungsi ini akan membuat semua text yang ada di sel menjadi huruf besar semua. penulisannya:
= UPPER(text)
= UPPER(text)
13. Fungsi LOWERFungsi ini kebalikan dari fungsi UPPER, yaitu menjadikan huruf kecil semua. penulisannya:
=LOWER(text)
=LOWER(text)
14. Fungsi PROPERFungsi ini akan membuat teks menjadi huruf besar di karakter pertama di setiap kata. Penulisannya:
=PROPER(text)
=PROPER(text)
15. Fungsi BAHTTEXT
Mengubah angka ke dalam bentuk teks. Namun hanya beberapa saja yang dapat di rubah.
Penulisan :
=TTEXT(…)
16. Fungsi FACT
Menyatakan faktorial dari suatu bilangan. Penulisan :
=FACT(…)
17. Fungsi GCD
Menyatakan pembagi umum terbesar. Penulisan :
=GCD(number1, number2,…)
18. Fungsi LN
Menyatakan logaritma natural dari suatu bilangan. Penulisan :
=LN(number)
19. Fungsi RAND
Menyatakan jumlah real secara acak merata lebih besar dari atau sama dengan 0 dan kurang dari 1. Sebuah bilangan real baru secara acak akan diperlihatkan setiap kali lembar kerja dihitung. Penulisan :
=RAND(…)
20. Fungsi CEILING
Menyatakan jumlah pembulatan, jauh dari nol, ke kelipatan terdekatnya. Penulisan :
=CEILING(…)
21. Fungsi SQRT
Untuk menghitung akar dari bilangan yang positif tidak boleh negatif. Penulisan :
=SQRT(…)
22. Fungsi INT (number)
Untuk pembulatan angka ke bawah dari suatu nilai integer / bulat. Penulisan :
=INT(number)
23. Fungsi CHAR
Untuk menyatakan karakter yang telah ditentukan menggunakan suatu kode angka. Penulisaan.
Syntax
=CHAR(number)
24. Fungsi SUM :
Digunakanuntukmenjumlahkansekumpulan data padasatu range, penulisannya : =SUM(number1,number2,..)
Digunakanuntukmenjumlahkansekumpulan data padasatu range, penulisannya : =SUM(number1,number2,..)
25. Fungsi AVERAGE :Digunakanuntukmencarinilai rata-rata, penulisannya :
=AVERAGE(number1,number2,…)
26. Fungsi MIN:Digunakanuntukmencarinilaiterendahdarisekumpulan data, penulisannya : =MAX(number1,number2,…)
27. FungsiHLOOKUP :
digunakanuntukmembacatabel / rangesecarahorizontal, penulisannya :
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
28. Fungsi VLOOKUP :
digunakanuntukmembacatabel/ range secaravertikal (VLOOKUP), penulisanya :
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
29. Fungsi / Function COUNTIF :
digunakan untuk menghittung jumlah cell dalam suatu range dengan ciri-ciri / kriteria tertentu. Penulisannya : =COUNTIF(range;kriteria).
Misal : menghitung jumlah siswa yang tidak lulus ujian /remidi. =COUNTIF(D1:D45;”remidi”) maka dari contoh tadi keterangan siswa berada di range D1 sampai D45 dimana keterangannya remidi. Jadi, hasilnya adalah total siswa yang remidi.
30. Fungsi AND :
Fungsi AND menghasilkan nilai TRUE jika semua argument yang di uji bernilai BENAR
dan akan bernilai FALSE jika semua atau salah satu argument bernilai SALAH. Penulisan pada gambar ini.
Misal : Peserta ujian dinyatakan lulus jika nilai ujian teori dan praktik masing-masing harus di atas 7, jika kurang dari 7 maka dinyatakan gagal.
31. Fungsi NOT :
Fungsi not kebalikan dari fungsi AND, yakni menghasilkan TRUE jika kondisi yang di uji SALAH dan FALSE jika kondisi yang di uji BENAR
Penulisan : =NOT(argument)
Yap, dengan bangga saya @devara_vieo share posting 31 rumus formula dan fungsi function contoh penjelasan dan definisi serta pengertian rumus fungsi pada microsoft excel tadi. Terima kasih atas kunjungannya dan dukung kami melalui kotak komentar blog blogger Boo Boo Wow dibawah serta SPONSOR kami. Be success !
32. Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari
> Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
Kolom keterangan diisi dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”). Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))), hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan, dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan “SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”, dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai “GAGAL”. Nah sekarang sudah paham kan bagaimana cara menggunakan fungsi IF.
Langganan:
Komentar (Atom)





